Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Layanan Keimigrasian di Kantor Imigrasi Ponorogo, Kakanwil Ditjenim Jatim Tegaskan Komitmen Cegah TPPO dan TPPM

PONOROGO – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Layanan Keimigrasian serta Penguatan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI (Kantor Imigrasi) Ponorogo, Selasa (03/02). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan, pengawasan, serta peningkatan kualitas kinerja satuan kerja di lingkungan Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Timur.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan peninjauan langsung terhadap area pelayanan, alur permohonan paspor dan izin tinggal, sarana dan prasarana pendukung, serta mekanisme penanganan pengaduan masyarakat. Evaluasi ini bertujuan memastikan pelayanan berjalan optimal, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan penguatan peran jajaran Kantor Imigrasi Ponorogo dalam pencegahan TPPO dan TPPM. Kakanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur menegaskan bahwa petugas imigrasi memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam perlindungan Warga Negara Indonesia. Diperlukan ketelitian dalam pemeriksaan dokumen, kemampuan membaca profil risiko, serta koordinasi aktif dengan instansi terkait guna menekan potensi terjadinya TPPO dan TPPM termasuk memaksimalkan fungsi Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA).

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini sebagai sarana perbaikan berkelanjutan dan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian, khususnya dalam mencegah TPPO dan TPPM.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo juga memaparkan rencana peningkatan kualitas layanan ke depan, antara lain penguatan budaya pelayanan prima, pengembangan sarana dan prasarana, serta pemanfaatan inovasi layanan berbasis teknologi untuk mempermudah masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya layanan yang semakin cepat, tepat, dan humanis.

 

IPON PROMAX PLUS
Imigrasi Ponorogo Profesional Melayani Maksimal – Peduli Luwes Unggulan Sinergi