Sasar Kawasan Penginapan Wisatawan Asing, Imigrasi Ponorogo Gelar Operasi Gabungan Bersama TIMPORA Pacitan

PONOROGO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI (Kantor Imigrasi) Ponorogo melaksanakan Operasi Gabungan bersama Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Pacitan pada Selasa (19/05/2026).

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Rachmad Wali Akbar memimpin langsung jalannya operasi gabungan yang menargetkan sejumlah lokasi penginapan di wilayah Watukarung. Dalam operasi gabungan tersebut, selain memeriksa dokumen keimigrasian milik orang asing, tim juga memastikan bahwa orang asing melakukan kegiatan sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggalnya.

Berdasarkan hasil operasi gabungan yang dilaksanakan, petugas menemukan sejumlah tamu asing yang menginap di beberapa lokasi penginapan di kawasan Watukarung. Tercatat pada Watukarung Prapto Homestay terdapat 3 (tiga) tamu asing, Watukarung Arrys Surf Camp terdapat 2 (dua) tamu asing, Watukarung Sackstone Guesthouse terdapat 4 (empat) tamu asing, serta Harry’s Ocean House Watukarung ditemukan 1 (satu) tamu asing yang menginap.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah penginapan lainnya di wilayah tersebut, petugas tidak menemukan adanya tamu asing. Seluruh kegiatan pemeriksaan berlangsung dengan aman dan lancar serta tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada pihak penginapan maupun para tamu asing yang berada di lokasi.

Dari hasil Operasi Gabungan yang dilakukan oleh TIMPORA Kabupaten Pacitan ini, didapati kesimpulan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi pelanggaran keimigrasian yang dilakukan oleh orang asing. Namun demikian dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan sosialisasi kepada pihak penginapan terkait penggunaan APOA (Aplikasi Pelaporan Orang Asing) serta pentingnya meningkatkan kedisiplinan dalam pelaporan data tamu asing. Langkah ini diharapkan dapat mendukung optimalisasi pengawasan keimigrasian secara lebih efektif dan akurat.

Kegiatan operasi gabungan ini selaras dengan pesan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menegaskan komitmen jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus meningkatkan kualitas penegakan hukum keimigrasian sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban dapat terus terjaga. Ia menyatakan bahwa berbagai upaya akan dilaksanakan secara maksimal guna memastikan hanya orang asing yang berkualitas, mematuhi hukum, dan memberikan kontribusi positif yang layak tinggal di Indonesia.

IPON PROMAX PLUS
Imigrasi Ponorogo Profesional Melayani Maksimal – Peduli, Luwes, Unggulan, Sinergi